Metode IMRAD atau metode penulisan dengan pola Introduction, Method, Result, Analysis and Discussion. Metode IMRAD yang pertama kali digagas oleh salah satu staf pengajar Sastra Inggris yakni Alfiandy Kamal, S.Pd., M.Pd dan sejawat lainnya, kini sudah diterapkan oleh sebagian mahasiswa yang sedang penyelesaian tugas akhir atau skripsi. Penerapan metode tersebut sangat memudahkan mahasiswa dalam penulisan tugas akhir bahkan dalam pengumpulan artikel sebagai salah satu syarat penyelesaian studi di Prodi Sastra Inggris FKIPS UIM. Dimana metode tersebut cukup menyederhanakan konsep penulisan skripsi tanpa menghilangkan poin-poin penting seperti abstraksi, pendahuluan, studi literatur, metode, hasil, analisis, pembahasan, kesimpulan dan daftar pustaka.

Mahasiswa yang pertamakali menyelesaikan tugas akhir dengan metode tersebut yakni Anugrah Ayu, S.S. dengan IPK 3.58. Ia meneliti fenomena kebudayaan yang ada di Luwu Utara dengan pendekatan simolisme Roland Barthes yakni Cultural Studies on Maggawe Ritual in North Luwu Regency. Mahasiswa tersebut dibimbing langsung ketua program Studi Sastra Inggris Andi Samsu Rijal, S.S., M.Hum dan pak Alfiandy Kamal, S.Pd., M.Pd.

Dengan menyelesaikan tugas akhir menggunakan metode IMRAD, tentunya karya ilmiah Anugrah Ayu. S.S, akan menjadi percontohan bagi mahasiswa lain. Metode tersebut terbilang praktis dan efisien, sela mahasiwa kelahiran Luwu Utara yang kini sudah berusia 23 tahun tersebut. Ia pun merasa bangga dan sangat puas selama studi di Program Studi Sastra Inggris FKIPS UIM lantaran dengan pelayanan akademik dari dosen yang berkualifikasi guru besar, S3, dan S2. Gadis yang hobbi menari tersebut juga merasa puas selama kuliah di Sastra Inggris FKIPS UIM karena merasa nyaman dan bisa terus mengeksploarasi diri baik keilmuan di dunia akademik maupun di non akademik seperti di organisasi intra dan ekstra kampus.

Alumni Sastra Inggris tersebut yang kini bercita-cita ingin jadi karyawan BANK, sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dengan terus memperdalam keilmuan baik hard skill maupun soft skill. Karya ilmiah yang dihasilkan anak dari pasangan Alm. Akhmar (pensiunan Polisi) dan Suarni tersebut sudah disubmit pada jurnal yang dikelola oleh Program Studi Sastra Inggris yakni ASHLITION (https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/ashlition). Dengan terbitnya artikel tersebut maka dapat menjadi rujukan bagi mahasiswa atau peneliti yang sedang tertarik meneliti fenomena kebudayaan Nusantara serta mahasiswa yang ingin menerapkan metode IMRAD dalam penyelesaian studi.