Dekan FKIPS UIM Jadi Fasilitator Nasional pada TOT Pembelajaran Mendalam di BBGTK Sulawesi Selatan

Dekan FKIPS UIM, Dr. Mulyadi, M.Pd., berfoto bersama para peserta Training of Trainers (TOT) Pembelajaran Mendalam untuk Fasilitator Guru Angkatan I di BBGTK Sulawesi Selatan.
Makassar, 21 Juni 2026 – Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM), Dr. Mulyadi, M.Pd., dipercaya sebagai Fasilitator Nasional dalam kegiatan Training of Trainers (TOT) Pembelajaran Mendalam (PM) untuk Fasilitator Guru Angkatan I yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan pada 21–24 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di BBGTK Sulawesi Selatan tersebut diikuti oleh calon fasilitator guru dari berbagai daerah. TOT ini bertujuan memperkuat kapasitas fasilitator dalam mendampingi guru menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam yang saat ini menjadi salah satu fokus transformasi pembelajaran di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Mulyadi bertugas memfasilitasi peserta dalam memahami konsep, strategi implementasi, serta praktik fasilitasi yang efektif untuk mendukung penerapan Pembelajaran Mendalam di satuan pendidikan.
Menurut Dr. Mulyadi, keberhasilan implementasi Pembelajaran Mendalam sangat bergantung pada kemampuan fasilitator dalam membangun pemahaman yang utuh di kalangan guru.
“Pembelajaran Mendalam tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga bagaimana peserta didik mampu memahami, merefleksikan, dan mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan nyata. Karena itu, fasilitator perlu memastikan para guru memahami esensi pendekatan ini secara menyeluruh,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan, Dr. Arman Agung, M.Pd., menegaskan bahwa penguatan kapasitas fasilitator merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
“Fasilitator memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan di lapangan. Melalui kegiatan ini, kami berharap para fasilitator tidak hanya memahami konsep Pembelajaran Mendalam, tetapi juga mampu mendampingi guru dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik,” katanya.

Dekan FKIPS UIM, Dr. Mulyadi, M.Pd., berfoto di sela kegiatan Training of Trainers (TOT) Pembelajaran Mendalam untuk Fasilitator Guru Angkatan I di BBGTK Sulawesi Selatan
Ia menambahkan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas pendidikan, untuk memastikan kebijakan pembelajaran dapat diterapkan secara efektif di satuan pendidikan. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam tidak hanya bergantung pada ketersediaan perangkat pembelajaran, tetapi juga pada kapasitas fasilitator dalam menerjemahkan konsep ke dalam praktik pendampingan guru di lapangan. Hal ini menjadi krusial mengingat perubahan pendekatan pembelajaran menuntut transformasi tidak hanya pada peserta didik, tetapi juga pada ekosistem pendidik secara keseluruhan.
Pelaksanaan TOT Pembelajaran Mendalam ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyiapkan sumber daya pendidikan yang mampu menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21. Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh penguatan materi, pengalaman praktik fasilitasi, serta ruang refleksi untuk mengembangkan strategi pendampingan guru yang lebih efektif.

Dekan FKIPS UIM, Dr. Mulyadi, M.Pd., saat memfasilitasi peserta Training of Trainers (TOT) Pembelajaran Mendalam untuk Fasilitator Guru Angkatan I di BBGTK Sulawesi Selatan, 21–24 Juni 2026.
Keterlibatan Dr. Mulyadi sebagai Fasilitator Nasional sekaligus menunjukkan kontribusi aktif FKIPS UIM dalam mendukung program peningkatan kompetensi guru dan transformasi pendidikan nasional. Partisipasi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
