Dosen PBSI FKIPS UIM Dwi Syukriady Konsisten Bangun Budaya Literasi dan Publikasi Ilmiah
FKIPS NEWS – Di tengah upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, budaya literasi dan publikasi ilmiah menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan perguruan tinggi. Komitmen tersebut terus ditunjukkan oleh Dwi Syukriady, S.Pd., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM), yang aktif berkontribusi dalam pengembangan akademik melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.
Selain menjalankan tugas sebagai dosen, Dwi Syukriady juga mengemban amanah sebagai Editor Jurnal ISOLEK, sebuah jurnal ilmiah yang menjadi wadah publikasi hasil penelitian di bidang bahasa, sastra, dan pendidikan. Peran tersebut menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas publikasi ilmiah sekaligus mendorong tumbuhnya budaya menulis di kalangan akademisi.
Menurut Dwi Syukriady, publikasi ilmiah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanggung jawab seorang dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.
“Seorang dosen tidak hanya berkewajiban mengajar di ruang kelas, tetapi juga harus menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Melalui publikasi ilmiah, hasil penelitian dapat disebarluaskan dan menjadi referensi bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa budaya literasi perlu terus ditanamkan kepada mahasiswa sejak dini agar mereka memiliki kemampuan berpikir kritis, menulis secara akademik, dan menghasilkan karya yang berkualitas.
Sebagai editor Jurnal ISOLEK, Dwi Syukriady aktif mendampingi penulis dalam meningkatkan kualitas artikel ilmiah agar memenuhi standar publikasi akademik. Baginya, proses editorial bukan hanya tentang penyuntingan naskah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi peneliti muda untuk menghasilkan karya yang lebih baik.
Dekan FKIPS UIM, Dr. Mulyadi, M.Pd., mengapresiasi dedikasi Dwi Syukriady dalam memperkuat budaya akademik di lingkungan fakultas.
“Kami terus mendorong dosen FKIPS untuk aktif dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi ilmiah. Peran Dwi Syukriady sebagai dosen sekaligus editor jurnal merupakan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas akademik dan memperkuat reputasi FKIPS UIM sebagai fakultas yang produktif dalam menghasilkan karya ilmiah,” ungkapnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Makassar, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., yang menegaskan bahwa produktivitas dosen dalam bidang publikasi menjadi salah satu indikator kemajuan perguruan tinggi.
“Universitas Islam Makassar berkomitmen membangun budaya akademik yang kuat melalui peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Kami mengapresiasi dosen-dosen yang terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, termasuk melalui peran sebagai editor jurnal ilmiah yang menjaga mutu publikasi akademik,” tegas Rektor.
Melalui dedikasinya sebagai dosen dan editor jurnal, Dwi Syukriady, S.Pd., M.Pd. terus menunjukkan bahwa penguatan literasi, penelitian, dan publikasi ilmiah merupakan bagian penting dalam mencetak lulusan yang kritis, inovatif, dan siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia. Komitmen tersebut sekaligus memperkuat posisi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIPS UIM sebagai program studi yang aktif mengembangkan budaya akademik, literasi, dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.

