FKIPS NEWS – Semangat belajar sepanjang hayat kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM). Uliana (NIM 23052014004), seorang pengusaha asal Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, berhasil menuntaskan Ujian Tutup Skripsi pada Program Studi Sastra Inggris FKIPS UIM dengan mengangkat penelitian berjudul “Rhetorical Analysis of Prabowo Subianto’s Political Speech in the Presidential Debate.”

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi dapat ditempuh oleh siapa saja, termasuk kalangan profesional dan pelaku usaha. Di tengah kesibukannya, Uliana tetap konsisten menyelesaikan studi hingga meraih gelar sarjana.

Bersama suaminya, Uliana aktif mengembangkan usaha di Kabupaten Berau sekaligus berkarier di Berau Berkawan Group dan Agro Sawit Indo. Meskipun memiliki tanggung jawab dalam dunia kerja dan bisnis, ia mampu membagi waktu antara aktivitas profesional dengan kewajiban akademik.

Penelitian yang diangkat Uliana mengkaji retorika politik dalam pidato Prabowo Subianto pada Debat Pemilihan Presiden 2024. Melalui pendekatan analisis retorika, penelitian tersebut membahas bagaimana strategi komunikasi, pemilihan bahasa, serta teknik persuasi digunakan dalam membangun pesan politik kepada publik. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu linguistik, khususnya dalam bidang analisis wacana, retorika, dan komunikasi politik.

Ketua Program Studi Sastra Inggris FKIPS UIM, Dr. Andi Samsu Rijal, S.S., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Uliana menyelesaikan studinya.

“Keberhasilan Ibu Uliana menunjukkan bahwa semangat belajar tidak dibatasi oleh profesi maupun usia. Mahasiswa yang telah memiliki karier dan pengalaman profesional justru membawa perspektif yang lebih kaya dalam proses akademik. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi masyarakat bahwa pendidikan tinggi dapat ditempuh bersamaan dengan pengembangan karier dan usaha,” ujar Dr. Andi Samsu Rijal.

Sementara itu, Dekan FKIPS Universitas Islam Makassar, Dr. Mulyadi, M.Pd., menegaskan bahwa FKIPS UIM terus membuka akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para profesional yang ingin meningkatkan kompetensi akademiknya.

“FKIPS UIM berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang fleksibel, berkualitas, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Keberhasilan Ibu Uliana menjadi bukti bahwa kesibukan bekerja maupun berwirausaha tidak menjadi hambatan untuk meraih pendidikan tinggi apabila disertai tekad dan komitmen yang kuat,” ungkap Dr. Mulyadi.

Keberhasilan Uliana juga mencerminkan bahwa mahasiswa FKIPS UIM berasal dari berbagai latar belakang profesi dan daerah di Indonesia. Kampus menjadi ruang bertemunya pengalaman praktis dengan pengembangan keilmuan sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman nyata di dunia kerja.

Melalui capaian tersebut, Program Studi Sastra Inggris FKIPS Universitas Islam Makassar kembali menunjukkan perannya dalam melahirkan lulusan yang adaptif, kritis, dan mampu mengkaji berbagai fenomena sosial melalui perspektif kebahasaan. Keberhasilan Uliana diharapkan menjadi motivasi bagi para profesional, pelaku usaha, dan masyarakat luas bahwa meraih gelar sarjana tetap dapat diwujudkan tanpa harus meninggalkan karier maupun aktivitas profesional yang telah dijalani.