FKIPS NEWS – Memilih perguruan tinggi bukan hanya tentang mendapatkan gelar sarjana, tetapi juga tentang memperoleh pengalaman belajar langsung dari dosen yang aktif berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat. Itulah yang terus diwujudkan oleh Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM).

Salah satu buktinya ditunjukkan oleh Dr. Riskal Fitri, M.Pd., dosen FKIPS UIM yang kembali dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus I Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Dalam kegiatan tersebut, Dr. Riskal membawakan materi “Penerapan Kokurikuler pada Jenjang Sekolah Dasar” di hadapan Korwil Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Binamu, H. Syamsuddin Nappu, S.Pd., M.M., para kepala sekolah, guru-guru se-Kecamatan Binamu, serta pengurus KKG yang diketuai oleh Hajrawati, S.Pd., M.Pd.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Riskal menjelaskan pentingnya kegiatan kokurikuler sebagai bagian dari pembelajaran yang mampu memperkuat karakter, kreativitas, kolaborasi, dan pengalaman belajar peserta didik.

“Guru perlu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mampu membangun karakter dan keterampilan abad ke-21 melalui kegiatan kokurikuler yang dirancang secara kreatif dan kontekstual,” jelasnya.

Kepercayaan yang diberikan kepada dosen FKIPS UIM menjadi bukti bahwa kompetensi para dosen tidak hanya diakui di lingkungan kampus, tetapi juga dibutuhkan oleh sekolah, pemerintah daerah, dan berbagai komunitas pendidikan.

Dekan FKIPS Universitas Islam Makassar, Dr. Mulyadi, M.Pd., mengatakan bahwa mahasiswa FKIPS tidak hanya belajar teori dari buku, tetapi juga memperoleh pengalaman dari dosen yang aktif melakukan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, menjadi narasumber, serta mendampingi sekolah di berbagai daerah.

“Kami ingin mahasiswa FKIPS belajar dari pengalaman nyata. Ketika dosen hadir sebagai narasumber, peneliti, penulis buku, maupun pendamping sekolah, pengalaman tersebut akan dibawa kembali ke ruang kuliah sehingga mahasiswa memperoleh pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini,” ujar Dr. Mulyadi.

Rektor Universitas Islam Makassar, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., turut mengapresiasi kiprah dosen-dosen FKIPS yang terus mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Universitas Islam Makassar terus mendorong dosen untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Pengalaman yang diperoleh dosen di lapangan akan memperkaya proses pembelajaran di kampus dan menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai pendidik profesional,” ungkap Rektor.

Melalui berbagai aktivitas tersebut, FKIPS UIM membuktikan bahwa proses belajar tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa memperoleh kesempatan belajar langsung dari dosen yang aktif membina guru, mendampingi sekolah, menghasilkan penelitian, menulis buku, serta menjadi narasumber pada berbagai forum pendidikan.

Ayo Bergabung di FKIPS UIM!

Jika Anda ingin menjadi guru profesional, pendidik inovatif, maupun akademisi yang siap menghadapi tantangan dunia pendidikan, FKIPS Universitas Islam Makassar adalah pilihan yang tepat. Di sini, Anda tidak hanya belajar teori, tetapi juga belajar dari pengalaman nyata para dosen yang setiap hari hadir memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di berbagai daerah.

Karena di FKIPS UIM, belajar tidak hanya di dalam kelas—tetapi juga langsung dari praktik dan pengabdian nyata di dunia pendidikan.