Dr. Sadaruddin, Akademisi FKIPS UIM yang Konsisten Melahirkan Inovasi, Publikasi, dan Pengembangan Pendidikan
FKIPS NEWS – Di tengah tuntutan transformasi pendidikan tinggi yang semakin dinamis, peran dosen tidak lagi terbatas sebagai pengajar di ruang kelas. Dosen dituntut menjadi peneliti, penulis, inovator, pengembang kurikulum, penggerak mutu, sekaligus agen perubahan bagi masyarakat. Komitmen tersebut terus ditunjukkan oleh Dr. Sadaruddin, salah satu akademisi Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM).
Sebagai dosen, Dr. Sadaruddin aktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi ilmiah. Berbagai karya akademik berhasil dihasilkannya, mulai dari artikel ilmiah bereputasi, buku ajar, model pembelajaran inovatif, hingga aktivitas sebagai editor jurnal ilmiah yang mendukung peningkatan kualitas publikasi akademik.
Salah satu karya terbarunya adalah buku Model Design, Explain, Develop, and Evaluation–Project Based Learning (DEDEn-PJBL) dalam Menstimulasi Kreativitas Anak, yang diterbitkan oleh UIM Al-Gazali University Press. Buku tersebut menghadirkan model pembelajaran berbasis proyek yang dirancang untuk mengembangkan kreativitas anak melalui pendekatan pembelajaran yang aktif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.
Menurut Dr. Sadaruddin, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan.
“Karya akademik bukan sekadar memenuhi kewajiban seorang dosen, tetapi menjadi bentuk tanggung jawab moral untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pendidikan. Ilmu harus terus berkembang, dipublikasikan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain aktif menghasilkan karya ilmiah, Dr. Sadaruddin juga dikenal sebagai akademisi yang konsisten mengembangkan budaya literasi, memperkuat sistem penjaminan mutu akademik, mendampingi mahasiswa dalam penelitian, serta berkontribusi dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan FKIPS UIM.
Dedikasi tersebut menjadikan dirinya sebagai salah satu dosen yang aktif mendorong terciptanya ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada inovasi.
Dekan FKIPS UIM, Dr. Mulyadi, M.Pd., memberikan apresiasi atas kiprah Dr. Sadaruddin yang dinilai menjadi contoh bagi sivitas akademika dalam membangun budaya akademik yang berkelanjutan.
“Dr. Sadaruddin merupakan akademisi yang memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi. Beliau tidak hanya aktif mengajar, tetapi juga produktif dalam penelitian, publikasi ilmiah, penulisan buku, pengembangan model pembelajaran, serta berbagai aktivitas akademik lainnya. Kontribusi seperti inilah yang terus kami dorong agar FKIPS semakin maju dan berdaya saing,” ujar Dekan.
Dukungan juga disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Makassar, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., yang menegaskan bahwa kualitas perguruan tinggi dibangun melalui dedikasi para dosennya.
“Kemajuan sebuah universitas ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Dosen yang produktif dalam pendidikan, penelitian, pengabdian, dan publikasi ilmiah akan melahirkan budaya akademik yang kuat. Kami mengapresiasi kontribusi Dr. Sadaruddin yang terus menghadirkan karya-karya inovatif sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu pendidikan,” tegas Rektor.
Melalui berbagai kiprah tersebut, Dr. Sadaruddin menunjukkan bahwa seorang dosen bukan hanya bertugas mentransfer ilmu, tetapi juga menjadi peneliti, penulis, inovator, editor ilmiah, pengembang pembelajaran, dan penggerak perubahan. Kontribusi yang konsisten ini semakin memperkuat posisi FKIPS Universitas Islam Makassar sebagai fakultas yang produktif melahirkan karya ilmiah, inovasi pendidikan, dan sumber daya manusia yang unggul serta berdampak bagi masyarakat.

