Hari Kedua Bela Negara, Pimpinan FKIPS dan PPG UIM Tinjau Langsung Peserta di Rindam XIV/Hasanuddin
FKIPS NEWS – Komitmen dalam memastikan keberhasilan pelaksanaan kegiatan Bela Negara dan Wawasan Kebhinekaan bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 terus ditunjukkan oleh pimpinan Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali dan Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra (FKIPS). Memasuki hari kedua pelaksanaan kegiatan, jajaran pimpinan dan pengelola PPG melakukan kunjungan langsung ke lokasi kegiatan di Rindam XIV/Hasanuddin, Pakatto, Kabupaten Gowa, Selasa (09/06/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Rektor II UIM Al-Gazali, Badruddin Kaddas, S.Ag., M.Ag., Ph.D., selaku Penanggung Jawab Program PPG UIM, didampingi Dekan FKIPS UIM, Dr. Mulyadi, M.Pd., Ketua Program Studi PPG, Dr. Supriadi, S.Pd., M.Pd., serta Sekretaris Program Studi PPG, Dr. Erwin Nurdiansyah, S.Pd., M.Pd.
Turut hadir pula seluruh unsur struktural PPG dan FKIPS UIM yang secara bersama-sama memberikan dukungan moril kepada mahasiswa yang tengah mengikuti rangkaian kegiatan pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan.
Dalam kunjungannya, para pimpinan meninjau secara langsung berbagai aktivitas peserta, mulai dari pelatihan kedisiplinan, pembinaan karakter, kegiatan kelompok, hingga sesi materi wawasan kebangsaan yang diberikan oleh instruktur dari Rindam XIV/Hasanuddin.
Memastikan Kesiapan Calon Guru Profesional
Ketua Program Studi PPG UIM, Dr. Supriadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Bela Negara dan Wawasan Kebhinekaan merupakan bagian penting dalam membentuk identitas dan karakter calon guru profesional.
“Kami ingin memastikan seluruh mahasiswa mengikuti kegiatan ini dengan baik dan memperoleh pengalaman yang berharga. Guru profesional tidak hanya dituntut menguasai kompetensi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan yang kokoh,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Program Studi PPG UIM, Dr. Erwin Nurdiansyah, S.Pd., M.Pd., yang menilai antusiasme dan semangat peserta selama mengikuti kegiatan sangat positif.
“Kami melihat mahasiswa menunjukkan disiplin, kerja sama, dan semangat belajar yang tinggi. Ini menjadi modal penting dalam membentuk guru yang siap menghadapi tantangan dunia pendidikan di masa depan,” ungkapnya.
Dukungan Penuh Pimpinan UIM dan FKIPS
Sebagai Penanggung Jawab Program PPG UIM, Wakil Rektor II UIM, Badruddin Kaddas, S.Ag., M.Ag., Ph.D., memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mampu mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
“Program ini dirancang untuk memperkuat karakter dan nilai-nilai kebangsaan calon guru. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di Rindam dapat menjadi bekal penting dalam menjalankan profesi guru sebagai agen perubahan dan pemersatu bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, Dekan FKIPS UIM, Dr. Mulyadi, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan Bela Negara merupakan bagian dari proses pembentukan kompetensi kepribadian yang harus dimiliki oleh setiap calon guru.
“Guru bukan hanya pengajar di ruang kelas, tetapi juga teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Karena itu, pembentukan karakter, disiplin, integritas, dan rasa cinta tanah air harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan profesi guru,” jelasnya.
Dukungan Rektor UIM
Rektor Universitas Islam Makassar, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan karakter dan wawasan kebangsaan merupakan investasi penting dalam mencetak guru profesional yang berakhlak dan berintegritas.
“Kami ingin lulusan PPG UIM tidak hanya unggul dalam kompetensi profesional, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi nilai persatuan, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun mental dan kepemimpinan calon guru,” tegas Rektor.
Kunjungan pimpinan UIM dan FKIPS pada hari kedua pelaksanaan Bela Negara dan Wawasan Kebhinekaan menjadi bentuk nyata perhatian institusi terhadap pengembangan kualitas mahasiswa PPG. Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon guru semakin siap mengemban amanah sebagai pendidik profesional yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan pendidikan dan bangsa Indonesia.

