FKIPS NEWS – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM) kembali menggelar kegiatan tahunan Kampung Sastra 2026 yang mengusung tema “Merangkai Cakrawala Literasi dalam Harmoni BSI”. Kegiatan ini resmi dibuka pada Jumat, 12 Juni 2026, di kawasan wisata edukatif Benteng Gajah Suwita Land, Kabupaten Maros, dan akan berlangsung hingga 14 Juni 2026.

Kampung Sastra merupakan program pengembangan minat, bakat, dan kompetensi mahasiswa di bidang literasi, sastra, serta kreativitas yang telah menjadi agenda rutin Program Studi PBSI FKIPS UIM. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, alumni, dan pegiat literasi sebagai ruang kolaboratif untuk memperkuat budaya membaca, menulis, dan berkarya.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Erniati, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Dekan FKIPS UIM, Dr. Mulyadi, M.Pd.

Dalam sambutannya, Erniati menegaskan bahwa Kampung Sastra bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan kreativitas mahasiswa.

“Kampung Sastra bukan hanya ruang untuk membaca dan menulis, tetapi menjadi laboratorium kreativitas yang mempertemukan ide, imajinasi, dan karya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memperluas cakrawala berpikir, memperkuat budaya literasi, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan sastra yang dibawakan oleh mahasiswa PBSI, mulai dari pembacaan puisi, pertunjukan musik akustik, hingga pameran karya literasi mahasiswa yang menarik perhatian peserta.

Berbagai kegiatan edukatif turut mewarnai pelaksanaan Kampung Sastra 2026, di antaranya lokakarya menulis kreatif, diskusi sastra kontemporer, kelas apresiasi puisi, pentas seni, bedah karya, serta bazar buku yang bertujuan meningkatkan minat baca dan memperluas wawasan literasi peserta.

Salah seorang peserta, Fuad Hasan, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Kampung Sastra memberikan pengalaman yang berbeda. Kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan kesempatan berdiskusi, berkarya, dan bertukar gagasan dengan dosen maupun sesama mahasiswa. Ini menjadi ruang belajar yang sangat inspiratif,” ungkapnya.

Dukungan Dekan FKIPS

Dekan FKIPS UIM, Dr. Mulyadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Program Studi PBSI dan seluruh panitia yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan literasi tersebut.

“FKIPS sangat mendukung kegiatan yang mampu meningkatkan budaya literasi mahasiswa. Kampung Sastra menjadi media penting dalam membangun kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif yang sangat dibutuhkan oleh calon pendidik masa depan,” ujarnya.

Dukungan Rektor UIM

Rektor Universitas Islam Makassar, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., juga memberikan apresiasi atas konsistensi Program Studi PBSI dalam menghadirkan kegiatan akademik yang inovatif dan berdampak.

“Literasi merupakan fondasi utama kemajuan peradaban. UIM mendukung penuh kegiatan Kampung Sastra karena sejalan dengan upaya universitas dalam membangun generasi intelektual yang berkarakter, kreatif, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan menjadi ikon literasi FKIPS UIM,” ungkap Rektor.

Melalui Kampung Sastra 2026, FKIPS UIM berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki sensitivitas budaya, kecintaan terhadap literasi, serta kemampuan menghasilkan karya yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen FKIPS UIM dalam membangun ekosistem akademik yang kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa secara berkelanjutan.