Sambut Milad ke-60, FKIPS UIM Sosialisasikan Program S2 PAUD dan Tawarkan Subsidi Biaya Kuliah hingga 75 Persen bagi Alumni

Puluhan guru TK dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan mengikuti Sosialisasi Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (S2 PAUD) FKIPS UIM secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (16/6/2026).
Makassar, 16 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Milad ke-60 Universitas Islam Makassar (UIM), Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra (FKIPS) UIM menggelar sosialisasi Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (S2 PAUD) secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan guru Taman Kanak-Kanak (TK) dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan yang antusias memperoleh informasi mengenai peluang melanjutkan studi ke jenjang magister.
Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya FKIPS UIM dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi para pendidik sekaligus mendukung peningkatan kompetensi dan kualifikasi akademik guru PAUD di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi FKIPS UIM dengan Kepala TK Negeri Tamalate, Cahaya, S.Pd., M.Pd., yang secara aktif mengoordinasikan keikutsertaan guru-guru TK yang tergabung dalam gugus Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Selain peserta dari Kota Makassar, kegiatan ini juga diikuti oleh guru-guru dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, Pangkep, Bantaeng, dan sejumlah kabupaten lainnya. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin besarnya kebutuhan tenaga pendidik PAUD terhadap pendidikan lanjutan yang mampu mendukung pengembangan karier dan profesionalisme mereka.
Dalam sambutannya, Dekan FKIPS UIM, Dr. Mulyadi, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan harus dimulai dari peningkatan kualifikasi akademik para pendidik. Menurutnya, Program Studi S2 PAUD FKIPS UIM hadir sebagai wadah bagi guru-guru PAUD untuk mengembangkan kompetensi keilmuan, kepemimpinan pendidikan, serta kemampuan penelitian yang relevan dengan perkembangan dunia pendidikan anak usia dini.
“Momentum Milad ke-60 UIM menjadi kesempatan yang sangat baik bagi para guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Kami ingin memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya para pendidik, agar dapat meningkatkan kapasitas akademik dan profesionalnya melalui program studi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Dr. Mulyadi.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan FKIPS UIM, Dr. Supriadi, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa tantangan pendidikan saat ini menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperkuat kapasitas profesionalnya. Oleh karena itu, melanjutkan studi ke jenjang magister menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi perubahan dan dinamika pendidikan yang semakin kompleks.
“Guru tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga harus mampu menjadi inovator, peneliti, dan pemimpin pembelajaran. Program S2 PAUD FKIPS UIM dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui kurikulum yang adaptif dan berbasis kebutuhan lapangan,” jelasnya.
Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Ketua Program Studi S1 PG-PAUD FKIPS UIM, Nasaruddin, S.Pd., M.Pd., yang mengajak para alumni untuk memanfaatkan kesempatan melanjutkan studi ke jenjang magister, terutama dengan adanya berbagai kemudahan dan subsidi biaya pendidikan yang diberikan oleh universitas.

Ketua Program Studi S2 PAUD FKIPS UIM, Dr. Sadaruddin, S.Pd., M.Pd., memaparkan informasi mengenai Program Studi S2 PAUD, mekanisme penerimaan mahasiswa baru, serta berbagai program subsidi biaya pendidikan dalam rangka Milad ke-60 Universitas Islam Makassar.
Sementara itu, Ketua Program Studi S2 PAUD FKIPS UIM, Dr. Sadaruddin, S.Pd., M.Pd., yang bertindak sebagai narasumber sekaligus host kegiatan, memaparkan secara rinci informasi mengenai Program Studi S2 PAUD, mekanisme pendaftaran, sistem perkuliahan, hingga berbagai fasilitas akademik yang tersedia bagi mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sadaruddin juga menyampaikan kabar gembira bahwa dalam rangka Milad ke-60 UIM, universitas memberikan subsidi biaya pendidikan yang signifikan bagi calon mahasiswa baru, baik alumni maupun nonalumni UIM.
Untuk kategori nonalumni, biaya SPP yang semula sebesar Rp4.500.000 mendapatkan subsidi 20 persen sehingga menjadi Rp3.600.000, sedangkan biaya BPP dari Rp5.000.000 menjadi Rp3.750.000 setelah memperoleh subsidi 25 persen.
Adapun bagi alumni UIM, universitas memberikan apresiasi khusus berupa subsidi SPP hingga 75 persen, sehingga biaya yang semula Rp4.500.000 menjadi hanya Rp1.125.000. Sementara itu, biaya BPP juga memperoleh subsidi sebesar 25 persen sehingga menjadi Rp3.750.000.
Menurut Dr. Sadaruddin, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen UIM dalam mendukung para alumni dan masyarakat untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa terkendala biaya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan terkait proses pendaftaran, sistem perkuliahan, jadwal kuliah bagi guru yang masih aktif mengajar, peluang pengembangan karier lulusan, hingga berbagai fasilitas akademik yang disiapkan oleh FKIPS UIM.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, FKIPS UIM berharap semakin banyak guru PAUD yang terdorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di Indonesia. Program S2 PAUD FKIPS UIM diharapkan menjadi pilihan strategis bagi para pendidik yang ingin mengembangkan kompetensi akademik, profesional, dan kepemimpinan pendidikan secara berkelanjutan.
Saat ini, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIM Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027 masih dibuka hingga 31 Agustus 2026, sehingga para calon mahasiswa masih memiliki kesempatan untuk bergabung dan memanfaatkan berbagai program subsidi biaya pendidikan yang ditawarkan dalam rangka Milad ke-60 Universitas Islam Makassar.
