Wakil Dekan FKIPS UIM Sambut Kerja Sama Prodi PBSI UIM dan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Ket. Foto: Wakil Rektor II Universitas Islam Makassar, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D., Wakil Dekan FKIPS UIM, Dr. Supriadi, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIPS UIM, Erniati, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Dr. Rezki Amalia Sholihah, S.Hum., M.Pd., berfoto bersama dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIPS UIM usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Implementation of Arrangement/IA) di Ruang Rapat FKIPS Universitas Islam Makassar, Jumat (7/8/2026).
Makassar, FKIPS NEWS —Wakil Dekan Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar sambut kerja sama Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) yang sukses melaksanakan Perjanjian Kerja Sama (Implementation of Arrangement/IA) antara Program Studi PBSI Universitas Islam Makassar dan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung FKIPS Lantai 1, Jumat, 7 Agustus 2026.
“Kepada seluruh program studi, saya berharap terus mengembangkan diri dengan menjalin kerja sama dengan program studi lain guna meningkatkan kompetensi dosen maupun mahasiswa dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” jelas Supriadi, mantan Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.

Ket. Foto: Wakil Dekan FKIPS Universitas Islam Makassar (UIM), Dr. Supriadi, S.Pd., M.Pd., memberikan sambutan sekaligus menyambut delegasi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Implementation of Arrangement (IA)), Jumat (7/8/2026), di Ruang Rapat FKIPS UIM.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Dekan FKIPS juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo yang telah menjadikan FKIPS Universitas Islam Makassar sebagai tujuan pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Sulawesi Selatan.
Wakil Rektor II Universitas Islam Makassar yang hadir dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama mengatakan akan terus mendukung seluruh program studi agar memperkuat kolaborasi dan kemitraan dalam pengembangan karier dosen. Menurutnya, hal tersebut sangat penting untuk membangun jejaring akademik.
“Terima kasih kepada seluruh pimpinan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo yang telah memilih Universitas Islam Makassar sebagai mitra dalam Perjanjian Kerja Sama. Program Studi PBSI merupakan program studi yang telah meraih predikat Akreditasi Unggul dari LAMDIK,” jelas mantan Dekan FKIP UIM.
Ketua Program Studi PBSI FKIPS UIM, Erniati, mengatakan bahwa kemitraan ini sangat bermanfaat dalam mendukung upaya mewujudkan akreditasi unggul pada program studi.
“Untuk mewujudkan akreditasi unggul diperlukan kerja keras dan perencanaan yang baik. Hal tersebut mengacu pada instrumen akreditasi yang berorientasi pada luaran akademik, baik dosen maupun mahasiswa. Oleh karena itu, dibutuhkan kemitraan dengan perguruan tinggi lain,” jelas Erniati.
Sementara itu, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pimpinan Universitas Islam Makassar, khususnya Wakil Rektor II, Wakil Dekan FKIPS, para pimpinan program studi di lingkungan FKIPS, serta seluruh dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang telah mendukung dan menghadiri kegiatan Perjanjian Kerja Sama antarprogram studi.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak, terutama kepada Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIPS UIM yang senantiasa berkenan melaksanakan kegiatan Perjanjian Kerja Sama di Universitas Islam Makassar.”
