Makassar, 8 November 2023 – “Program Studi Sastra Inggris UIM menginisiasi Gerakan Lingkungan dengan konsep “Less Paper Use’’ Menuju Ekosistem Akademik yang Berkelanjutan.

Universitas Islam Makassar (UIM) – Program Studi Sastra Inggris di Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan dan Sastra (FKIPS) telah mengambil langkah dalam mendukung pelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas dalam berbagai aspek pendidikan. Konsep ekologi ini telah diwacanakan dalam rapat dosen dengan merumuskan ide “Less Paper Use” sebagai bagian integral dari perubahan ini.

Salah satu poin utama yang diadopsi dalam hal ini adalah pemanfaatan aplikasi Learning Management System (LMS) Naqrau UIM. Aplikasi ini bukan hanya menggantikan penggunaan kertas dalam pengajaran, tetapi juga menghubungkan mahasiswa dan dosen dalam proses konsultasi skripsi dan berbagai konsultasi akademik lainnya. Konsep “Less Paper Use” dalam konteks pendidikan bukan hanya tentang penghematan biaya, tetapi juga tentang kontribusi signifikan terhadap pelestarian lingkungan.

Dekan FKIPS, Dr. Mulyadi, M.Pd, memberikan dukungan penuh terhadap gerakan ini. Ia berharap agar semua dosen dan mahasiswa di FKIPS dapat mengadopsi konsep ini dalam kegiatan akademik mereka. Dengan demikian, penggunaan kertas dapat diminimalisir, yang pada gilirannya akan membantu mengurangi penebangan pohon sebagai sumber utama kertas. Langkah ini juga sejalan dengan visi dan misi UIM serta program Kemilau Bintang Sembilan yang mengutamakan pendidikan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Rektor UIM Al-Gazali Prof Dr. KH Muammar Bakry, Lc dalam Visi dan Misi pada butir Ekosistem dan Integrasi juga menegaskan bahwa ekosistem akademik harus inovatif serta pelayanan yang efektif tanpa menghiraukan yang namanya lingkungan yang asri. Sebagai masyarakat akademis sedianya memberi contoh yang baik bagaimana meminimalisir pemanfataan sumber daya alam, salah satunya adalah kertas yang terbuat dari pohon.

Leave a Comment